Chat with us, powered by LiveChat

Rabu, 12 April 2023

Demi Kuasai Industri Game ,Arab Saudi Siapkan Dana Sekitar Rp 500 Triliun

 Demi Kuasai Industri Game ,Arab Saudi Siapkan Dana Sekitar Rp 500 Triliun


Pemerintah Arab Saudi telah menyiapkan dana senilai 38 miliar dolar AS, atau sekitar  565 triliun rupiah, melalui Dana Investasi Publik (PIF) untuk menjadi pemain utama industri game.  

Langkah itu dilakukan ketika pemerintah  Saudi berencana untuk mendiversifikasi ekonominya, menurut Bloomberg. Investasi PIF  dilakukan melalui Savvy Gaming Group, yang saat ini sedang mencari proyek game untuk diakuisisi dan berencana untuk mengembangkan dan merilis gamenya sendiri.  

Tujuan lain dari investasi ini adalah untuk mendukung industri game lokal  Riyadh. Menurut Brian Ward, CEO Savvy Gaming Group, mereka berencana memperluas bisnisnya dari eSports menjadi perusahaan game. "Saat ini, kami lebih cocok  sebagai perusahaan esports daripada perusahaan game. Tahun ini, kami fokus pada penerbitan dan pengembangan game," jelas Ward dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg.
 
Savvy yang dimiliki sepenuhnya  oleh pemerintah Arab Saudi, sebelumnya  banyak berinvestasi di industri game, termasuk Embracer Group dan Nintendo, serta sektor olahraga, termasuk mengakuisisi ESL pada 2022. 
 
Ambisi besar Savvy untuk menjadi pemain utama dalam industri perjudian global senilai $184 miliar datang pada waktu yang unik. Itu karena pemain besar lainnya sepertinya sedang berjuang, seperti Electronic Arts, yang mulai merumahkan pekerjanya. 

Namun, pemerintah  Saudi sejauh ini  banyak berinvestasi di berbagai perusahaan video game seperti Nintendo, Tencent, dan Activision Blizzard. 

"Kami ingin menggunakan investasi tersebut untuk mulai bekerja  dengan perusahaan-perusahaan tersebut dan berpikir tentang bagaimana kami dapat bekerja sama untuk menerbitkan (di Timur Tengah dan Afrika Utara), mengelola bisnis olahraga mereka atau mengembangkan kekayaan intelektual bersama," kata Ward. . 
 
Meskipun Arab Saudi telah menggelontorkan banyak  uang ke berbagai perusahaan game, Arab Saudi sejauh ini belum memiliki jejak dalam pengembangan game global. Namun, menurut Ward yang juga mantan eksekutif Electronic Arts, jumlah gamers di Arab Saudi terus bertambah. 
 
“Bagian dari mandat kami adalah  membantu mitra dan perusahaan lain  datang ke Arab Saudi dan memilih Riyadh daripada lokasi lain untuk mendirikan perusahaan penerbitan atau distribusi untuk melayani wilayah tersebut,” tambahnya. Hingga saat ini, diperkirakan ada 21 juta gamer di Arab Saudi, atau 58% dari populasi negara tersebut. Bahkan lebih sedikit dibandingkan di Amerika Serikat, di mana gamer dilaporkan mencapai 66% dari populasinya
 
Menurut analis di Niko Partners, pasar game di Timur Tengah dan Afrika Utara diperkirakan akan tumbuh sebesar 56 persen menjadi $2,79 miliar pada tahun 2026.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Demi Kuasai Industri Game ,Arab Saudi Siapkan Dana Sekitar Rp 500 Triliun

  Demi Kuasai Industri Game ,Arab Saudi Siapkan Dana Sekitar Rp 500 Triliun Pemerintah Arab Saudi telah menyiapkan dana senilai 38 miliar do...